RABU, 30 SEPTEMBER 2026 . KELAS 1A. MATEMATIKA

 

 

πŸ’— Identitas

Nama Guru: Juwitasari Pebriani, S.Pd. & Melia Andriani, S.Pd.
Fase / Kelas: A / 1A
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Soal cerita penjumlahan sederhana menggunakan benda konkret sampai 20
Pertemuan Ke: 3 (2JP)

πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami dan melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sederhana menggunakan benda-benda konkret. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan sampai dengan 20 serta menyampaikan hasil perhitungannya dengan percaya diri.


πŸ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menentukan operasi penjumlahan yang sesuai berdasarkan soal cerita.
  2. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana dengan benar.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari bahwa penjumlahan dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Saat belajar, peserta didik memperhatikan:

πŸ”’ Membaca angka dengan teliti.

πŸ‘€ Mengamati benda yang akan dihitung.

☝️ Menghitung benda satu per satu.

🧠 Memikirkan cara mendapatkan jawaban.

πŸ“ Menuliskan hasil perhitungan dengan benar.

Peserta didik belajar bahwa menghitung membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan konsentrasi.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa penjumlahan digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Contohnya:

🌷 Menghitung buah

Ibu mempunyai 5 apel. Kemudian membeli 3 apel lagi.

5 + 3 = 8

🌷 Menghitung alat tulis

Rani mempunyai 6 pensil. Ayah memberikan 4 pensil lagi.

6 + 4 = 10

🌷 Menghitung mainan

Zaidan mempunyai 7 mobil-mobilan. Kakak memberikan 5 mobil-mobilan.

7 + 5 = 12

Jadi, penjumlahan membantu kita mengetahui jumlah benda seluruhnya.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

🍎 Menghitung gambar buah.

✏️ Menghitung alat tulis.

🧸 Menghitung benda konkret.

🎲 Bermain kartu angka.

πŸ”’ Bermain “Ayo Hitung Bersama”.

🧩 Bermain “Pasangkan Soal dan Jawaban”.

πŸ™‹ Menyampaikan jawaban di depan kelas.

πŸ‘ Memberikan apresiasi kepada teman.


πŸ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik:

  1. Mengenal konsep penjumlahan.
  2. Mengenal tanda + sebagai tanda penjumlahan.
  3. Mengenal tanda = sebagai tanda sama dengan.
  4. Menggunakan benda konkret untuk melakukan penjumlahan.
  5. Menghitung jumlah benda sampai 20.
  6. Mengidentifikasi masalah sederhana dalam soal cerita.
  7. Menentukan operasi penjumlahan berdasarkan soal cerita.
  8. Menyelesaikan soal cerita menggunakan benda konkret.
  9. Menuliskan kalimat matematika.

πŸ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Problem Based Learning (PBL)

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab
  • Mengamati
  • Demonstrasi
  • Diskusi
  • Praktik menggunakan benda konkret
  • Pemecahan masalah
  • Refleksi

πŸ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT DAN BAHAN

πŸ”’ Kartu angka

🍎 Kartu gambar benda

🧸 Benda konkret

✏️ Pensil

🟨 Balok atau stik es krim

πŸ“„ LKPD

πŸ“š Buku tulis

πŸ–Ό️ Gambar benda

πŸ“Ί Video pembelajaran


πŸ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kelas 1A! 🌷

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 😊

Sebelum belajar, mari kita berdoa terlebih dahulu agar Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam belajar. 🀲

Anak-anak, coba perhatikan benda yang ada di meja kalian.

✏️ Ada berapa pensil?

πŸ“š Ada berapa buku?

Sekarang, jika Ibu memiliki 3 pensil kemudian diberikan 2 pensil lagi, apakah jumlah pensil menjadi lebih banyak atau lebih sedikit?

Betul! Menjadi lebih banyak.

Hari ini kita akan belajar tentang:

πŸ”’ SOAL CERITA PENJUMLAHAN SEDERHANA SAMPAI 20

Kita akan menggunakan benda-benda konkret untuk membantu menghitung.

SIMAK VIDEO DI BAWAH INI.




 


πŸ’— MASALAH PEMBELAJARAN

Guru memberikan sebuah masalah:

Ghania mempunyai 5 buah apel. Ibu memberikan 4 buah apel lagi kepada Ghania. Berapa jumlah apel Ghania sekarang?

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎

5 apel

Ibu memberikan:

🍎 🍎 🍎 🍎

4 apel

Sekarang kita gabungkan:

🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎 🍎

Jadi:

5 + 4 = 9

Jumlah apel Ghania adalah 9 buah. πŸŽ


πŸ’— MENGENAL PENJUMLAHAN

🌷 1. Apa Itu Penjumlahan?

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak.

Tanda penjumlahan adalah:

+

Contoh:

🍎 🍎 🍎 + 🍎 🍎

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah seluruh apel adalah 5 buah.


🌷 2. Penjumlahan Menggunakan Benda Konkret

Anak-anak dapat menggunakan benda yang ada di sekitar untuk menghitung.

Contoh:

Ada 4 pensil.

✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Kemudian ditambahkan 3 pensil.

✏️ ✏️ ✏️

Jika digabungkan:

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

Maka:

4 + 3 = 7

Jadi, jumlah pensil seluruhnya adalah 7 pensil.


🌷 3. Menyelesaikan Soal Cerita

Untuk menyelesaikan soal cerita penjumlahan, kita dapat melakukan langkah berikut:

Langkah 1

πŸ“– Baca soal dengan teliti.

Langkah 2

πŸ”Ž Cari tahu benda yang diketahui.

Langkah 3

➕ Tentukan bahwa benda bertambah.

Langkah 4

🧸 Gunakan benda konkret atau gambar.

Langkah 5

πŸ”’ Hitung semua benda.

Langkah 6

πŸ“ Tuliskan kalimat matematika.

Langkah 7

✅ Tuliskan jawaban dengan lengkap.


πŸ’— CONTOH SOAL CERITA

🌷 Contoh 1

Rafasya mempunyai 4 bola. Kakak memberikan 3 bola lagi. Berapa jumlah bola Rafasya sekarang?

Benda yang digunakan:

⚽ ⚽ ⚽ ⚽ + ⚽ ⚽ ⚽

Jadi:

4 + 3 = 7

Jawaban: Jumlah bola Rafasya adalah 7 bola.


🌷 Contoh 2

Marzia mempunyai 6 pensil. Ibu memberikan 5 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Marzia?

✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️
+
✏️ ✏️ ✏️ ✏️ ✏️

6 + 5 = 11

Jawaban: Jumlah pensil Marzia adalah 11 pensil.


🌷 Contoh 3

Zaidan memiliki 8 mobil-mobilan. Ayah membelikan 4 mobil-mobilan lagi. Berapa jumlah mobil-mobilan Zaidan sekarang?

πŸš— πŸš— πŸš— πŸš— πŸš— πŸš— πŸš— πŸš—
+
πŸš— πŸš— πŸš— πŸš—

8 + 4 = 12

Jawaban: Jumlah mobil-mobilan Zaidan adalah 12 mobil-mobilan.


πŸ’— SINTAKS PROBLEM BASED LEARNING

🌷 Tahap 1 – Orientasi pada Masalah

Guru memberikan masalah sederhana.

Di meja ada 7 buku. Kemudian guru menambahkan 5 buku lagi. Berapa jumlah buku di meja sekarang?

Peserta didik mengamati masalah dan menyebutkan informasi yang diketahui.


🌷 Tahap 2 – Mengorganisasikan Peserta Didik

Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapatkan benda konkret.

Contohnya:

πŸ“š Buku
✏️ Pensil
🟨 Stik es krim

Peserta didik menggunakan benda tersebut untuk menggambarkan soal.


🌷 Tahap 3 – Membimbing Penyelidikan

Peserta didik mengambil 7 benda.

πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅

Kemudian mengambil 5 benda lagi.

πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅ πŸ”΅

Semua benda digabungkan.

Peserta didik menghitung:

7 + 5 = 12

Guru membimbing peserta didik menemukan jawaban.


🌷 Tahap 4 – Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya.

Contoh:

"Kami mempunyai 7 benda. Kemudian ditambah 5 benda. Setelah digabungkan jumlahnya menjadi 12."

7 + 5 = 12

Peserta didik menunjukkan benda konkret yang digunakan.


🌷 Tahap 5 – Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama peserta didik memeriksa hasil pekerjaan.

Guru bertanya:

🌷 Apa yang terjadi ketika benda digabungkan?

🌷 Apakah jumlah benda bertambah?

🌷 Operasi hitung apa yang digunakan?

🌷 Berapa hasil penjumlahannya?

Peserta didik menyimpulkan bahwa ketika dua kelompok benda digabungkan, kita dapat menggunakan operasi penjumlahan.


πŸ’— AYO INGAT!

Jika benda bertambah atau digabungkan, kita dapat menggunakan penjumlahan.

+ berarti ditambah

= berarti sama dengan

Contoh:

9 + 3 = 12

Artinya:

9 benda ditambah 3 benda menjadi 12 benda.


πŸ’— KEGIATAN “AYO HITUNG BENDAKU!”

Guru menyiapkan benda konkret.

Contoh:

πŸ”΅ 5 tutup botol

Kemudian ditambahkan:

πŸ”΅ 4 tutup botol

Peserta didik menggabungkan kedua kelompok.

5 + 4 = 9

Peserta didik kemudian membuat soal cerita sederhana berdasarkan benda tersebut.

Contoh:

"Saya mempunyai 5 tutup botol. Kemudian saya mendapat 4 tutup botol lagi. Berapa jumlah tutup botol saya?"


πŸ’— YUK BERLATIH

🌷 A. Hitunglah!

  1. 🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = ....
  2. ✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️✏️ = ....
  3. πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ + πŸ”΅πŸ”΅ = ....
  4. 🧸🧸🧸🧸🧸🧸 + 🧸🧸🧸 = ....
  5. πŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“š + πŸ“šπŸ“šπŸ“šπŸ“š = ....

🌷 B. Selesaikan Soal Cerita! (LKPD)


πŸ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholihah, Allah SWT memberikan kita akal untuk berpikir dan belajar. 🧠

Allah juga memberikan berbagai benda dan nikmat yang dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika kita belajar berhitung, kita belajar menggunakan nikmat Allah dengan baik.

Mari kita selalu:

🌷 Bersyukur kepada Allah SWT.

🌷 Belajar dengan sungguh-sungguh.

🌷 Teliti ketika menghitung.

🌷 Tidak mudah menyerah.

🌷 Membantu teman yang membutuhkan.

Mari kita ucapkan:

Alhamdulillah. πŸ€²πŸ’—


πŸ’— REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Apa yang dimaksud dengan penjumlahan?

🌷 Apa tanda penjumlahan?

🌷 Kapan kita menggunakan penjumlahan?

🌷 Apakah kamu dapat menggunakan benda konkret untuk menghitung?

🌷 Apakah kamu dapat menyelesaikan soal cerita penjumlahan?

🌷 Bagaimana perasaanmu setelah belajar penjumlahan hari ini?

Peserta didik menyimpulkan:

“Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih. Aku dapat menggunakan benda konkret untuk menghitung penjumlahan sampai 20 dan menyelesaikan soal cerita dengan teliti.”


πŸ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah. 🌷

Hari ini kita sudah belajar soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20.

Kita sudah belajar:

πŸ”’ Mengenal penjumlahan.

➕ Menggunakan tanda +.

🧸 Menghitung menggunakan benda konkret.

πŸ“– Memahami soal cerita.

πŸ“ Menuliskan kalimat matematika.

🧠 Menyelesaikan masalah sederhana.

πŸ™‹ Berani menyampaikan jawaban.

Ingat ya, anak-anak:

🌷 Aku teliti saat menghitung.

🌷 Aku tidak mudah menyerah.

🌷 Aku berani mencoba.

🌷 Aku senang belajar Matematika.

🌷 Aku bersyukur kepada Allah SWT.

Mari menjadi anak yang sholih, sholihah, rajin, teliti, dan percaya diri. πŸ’—

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. πŸ€²✨

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. πŸŒ·

🌱 Kesimpulan dan Refleksi Matematika

🌱 Kesimpulan Materi

🌱 Kesimpulan Pembelajaran Matematika

Alhamdulillah, pembelajaran Matematika hari ini tentang soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20 menggunakan benda konkret telah dilaksanakan dengan baik, menyenangkan, dan penuh semangat. πŸ”’➕πŸ§ΈπŸ’—

Peserta didik belajar memahami bahwa penjumlahan merupakan kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak. Peserta didik juga belajar menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan.

Peserta didik belajar bahwa:

πŸ”Ή Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan beberapa kelompok benda.

πŸ”Ή Tanda penjumlahan adalah +.

πŸ”Ή Tanda = berarti sama dengan.

πŸ”Ή Penjumlahan dapat dilakukan dengan menggunakan benda konkret, gambar, atau angka.

πŸ”Ή Penjumlahan dapat digunakan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.

πŸ”Ή Soal cerita dapat membantu kita memahami penggunaan penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ”Ή Menghitung harus dilakukan dengan teliti, sabar, dan konsentrasi.

πŸ”Ή Hasil penjumlahan dapat dituliskan dalam bentuk kalimat matematika.

Contoh penjumlahan yang dipelajari:

🍎 5 + 4 = 9

✏️ 4 + 3 = 7

⚽ 4 + 3 = 7

πŸ–️ 6 + 5 = 11

πŸš— 8 + 4 = 12

Peserta didik juga belajar menyelesaikan soal cerita melalui langkah:

Baca → Cari informasi → Tentukan penjumlahan → Gunakan benda/gambar → Hitung → Tulis kalimat matematika → Periksa jawaban. πŸ”’✏️πŸ’—

Dalam pembelajaran, peserta didik melakukan berbagai kegiatan, yaitu:

πŸ”Ή Mengamati benda konkret.

πŸ”Ή Menghitung benda satu per satu.

πŸ”Ή Menggabungkan dua kelompok benda.

πŸ”Ή Mengenal tanda + dan =.

πŸ”Ή Menentukan operasi penjumlahan dari soal cerita.

πŸ”Ή Menyelesaikan soal menggunakan benda konkret.

πŸ”Ή Menuliskan kalimat matematika.

πŸ”Ή Menyelesaikan soal cerita sederhana.

πŸ”Ή Berdiskusi dan bekerja sama dengan teman.

πŸ”Ή Menyampaikan hasil perhitungan di depan kelas.

πŸ”Ή Memeriksa kembali jawaban bersama guru.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memahami bahwa Matematika dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung buah, pensil, buku, mainan, dan berbagai benda lainnya.

Peserta didik juga belajar menggunakan benda-benda di sekitar sebagai media untuk membantu memahami konsep penjumlahan. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih berkesadaran (Mindful), bermakna (Meaningful), dan menyenangkan (Joyful). πŸŒ·πŸ’—

Dalam pembelajaran, peserta didik juga belajar menggunakan nikmat yang Allah SWT berikan, seperti mata untuk mengamati benda, tangan untuk menggunakan benda konkret, telinga untuk mendengarkan arahan guru, dan akal untuk berpikir serta menyelesaikan masalah. πŸ§ πŸ‘€πŸ€²

Peserta didik dibiasakan untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, teliti dalam menghitung, sabar dalam belajar, membantu teman, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah.

Secara umum, pembelajaran Matematika hari ini berjalan dengan lancar, menyenangkan, dan penuh semangat. Peserta didik mendapatkan pengalaman belajar melalui kegiatan mengamati, menghitung, menggabungkan, menuliskan, dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan semakin memahami konsep penjumlahan, mampu menyelesaikan soal cerita sampai 20, serta percaya diri dalam menyampaikan hasil perhitungannya. πŸŒ·πŸ”’➕πŸ’—


🌱 Refleksi Pembelajaran Murid

Alhamdulillah, setelah mengikuti pembelajaran hari ini, peserta didik mulai mampu:

  • Mengenal konsep penjumlahan.

  • Mengenal tanda + sebagai tanda penjumlahan.

  • Mengenal tanda = sebagai tanda sama dengan.

  • Menggunakan benda konkret untuk melakukan penjumlahan.

  • Menghitung jumlah benda sampai 20.

  • Menggabungkan dua kelompok benda.

  • Menentukan operasi penjumlahan berdasarkan soal cerita.

  • Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana.

  • Menuliskan kalimat matematika.

  • Menuliskan hasil perhitungan dengan benar.

  • Memeriksa kembali hasil pekerjaan.

  • Menyampaikan jawaban dengan percaya diri.

  • Bekerja sama dan berdiskusi dengan teman.

  • Menunjukkan sikap teliti, sabar, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.

Peserta didik mulai memahami bahwa dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan perlu memperhatikan informasi yang diketahui, jumlah benda yang bertambah, operasi yang digunakan, proses menghitung, dan jawaban akhir.

Peserta didik juga menunjukkan antusiasme ketika melakukan kegiatan menghitung benda konkret, bermain kartu angka, memasangkan soal dan jawaban, menyelesaikan LKPD, serta menyampaikan hasil perhitungan di depan kelas. πŸ˜ŠπŸ”’

Bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam memahami soal cerita atau melakukan penjumlahan, akan diberikan pendampingan menggunakan benda konkret, gambar, contoh sederhana, dan latihan secara bertahap.

🌟 Refleksi untuk Anak-Anak

“Alhamdulillah, hari ini aku sudah belajar penjumlahan dan soal cerita sampai 20. Aku belajar menghitung benda dengan teliti dan menggabungkan dua kelompok benda. Aku juga belajar menggunakan tanda + dan = serta menuliskan hasil penjumlahan. Aku akan terus berlatih, tidak mudah menyerah, dan berani mencoba. Aku ingin menjadi anak yang teliti, sabar, percaya diri, dan senang belajar Matematika.” πŸ”’➕πŸ’—


🌱 Tindak Lanjut Guru

Dalam pembelajaran hari ini tentang soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20, peserta didik telah mengikuti kegiatan dengan baik. Namun, masih terdapat peserta didik yang memerlukan penguatan dalam memahami informasi pada soal cerita, menentukan operasi penjumlahan, dan menghitung hasil dengan tepat.

🌱 Tindak Lanjut

Peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan dan latihan secara bertahap melalui kegiatan:

  1. Mengamati benda konkret.

  2. Menghitung benda satu per satu.

  3. Menggabungkan dua kelompok benda.

  4. Menentukan jumlah benda seluruhnya.

  5. Mengenal kembali tanda + dan =.

  6. Menyelesaikan penjumlahan menggunakan gambar.

  7. Menyelesaikan penjumlahan menggunakan benda konkret.

  8. Membaca soal cerita dengan bimbingan guru.

  9. Menentukan informasi yang diketahui dalam soal.

  10. Menuliskan kalimat matematika.

  11. Menghitung hasil penjumlahan.

  12. Menuliskan jawaban dengan lengkap.

Guru akan memberikan contoh secara perlahan dan menggunakan benda-benda yang dekat dengan kehidupan peserta didik agar konsep penjumlahan lebih mudah dipahami.

Peserta didik juga akan dibiasakan menggunakan langkah:

Baca → Pahami → Gunakan Benda/Gambar → Hitung → Tulis → Periksa. πŸ”’✏️πŸ’—

Bagi peserta didik yang sudah memahami materi dengan baik, guru akan memberikan kegiatan pengayaan berupa membuat soal cerita penjumlahan sendiri, menyelesaikan penjumlahan dengan berbagai benda, membuat kalimat matematika, serta menyampaikan cara mendapatkan jawaban kepada teman.

Dengan kegiatan remedial dan pengayaan tersebut, diharapkan seluruh peserta didik dapat berkembang sesuai dengan kemampuan masing-masing dan semakin terampil berhitung, teliti, sabar, percaya diri, dan mampu menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


🌱 Capaian Tujuan Pembelajaran

Peserta didik sudah mulai mampu memahami konsep penjumlahan sederhana dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 20 menggunakan benda konkret, gambar, maupun kalimat matematika.

Peserta didik mulai mampu:

πŸ”Ή Mengenal konsep penjumlahan.

πŸ”Ή Mengenal tanda +.

πŸ”Ή Mengenal tanda =.

πŸ”Ή Menggunakan benda konkret untuk menghitung.

πŸ”Ή Menggabungkan dua kelompok benda.

πŸ”Ή Menghitung jumlah benda sampai 20.

πŸ”Ή Menentukan operasi penjumlahan berdasarkan soal cerita.

πŸ”Ή Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana.

πŸ”Ή Menuliskan kalimat matematika.

πŸ”Ή Menuliskan hasil perhitungan dengan benar.

πŸ”Ή Memeriksa kembali hasil pekerjaan.

πŸ”Ή Menyampaikan hasil perhitungan dengan percaya diri.

πŸ”Ή Menunjukkan sikap teliti, sabar, bertanggung jawab, dan tidak mudah menyerah.

Melalui kegiatan pembelajaran tentang soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. πŸŒ·πŸ’—

Peserta didik tidak hanya belajar menghitung angka, tetapi juga belajar memahami masalah, memilih cara penyelesaian, menggunakan benda konkret, menuliskan kalimat matematika, serta memeriksa kembali hasil pekerjaan.

Peserta didik memahami bahwa penjumlahan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika menghitung buah, alat tulis, buku, mainan, dan benda-benda lainnya.

Secara keseluruhan, tujuan pembelajaran tentang menentukan operasi penjumlahan berdasarkan soal cerita dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20 sudah mulai tercapai.

Peserta didik yang masih membutuhkan penguatan akan diberikan latihan dan pendampingan secara bertahap agar semakin mampu memahami soal, menghitung dengan tepat, menuliskan jawaban, dan menyampaikan hasil perhitungan dengan percaya diri. πŸŒ·πŸ”’➕πŸ’—

πŸ“Š Rekap Hasil Pembelajaran

Jumlah murid yang hadir: 26

Jumlah murid yang tidak hadir: 4

Jumlah murid yang paham: 24

Jumlah murid yang belum paham: 2

Alhamdulillah, seluruh peserta didik yang mengikuti pembelajaran hari ini sudah menunjukkan pemahaman terhadap materi soal cerita penjumlahan sederhana sampai 20. Semoga kemampuan berhitung dan pemecahan masalah peserta didik terus berkembang melalui latihan yang rutin dan menyenangkan. πŸŒ·πŸ”’πŸ’—

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 . KELAS 1A . MATEMATIKA

Senin, 07 SEPTEMBER 2026 . Kelas 1A. BAHASA INDONESIA

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 . KELAS 1A. SENI RUPA