KAMIS, 22 OKTOBER 2026 . KELAS 1A. PAK

 


Nama guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd & Melia Andriani,S.Pd
Hari / Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026
Fase / Kelas : A/1A
Mata Pelajaran : PAK
Materi :  Mengenal Sifat Jujur

Pertemuan ke :  1 (2 JP)

🌷 PAK KELAS 1

πŸ’— SOAL LATIHAN SIKAP JUJUR

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Halo anak-anak sholeh dan sholehah kelas 1! πŸ˜ŠπŸ’—

Hari ini kita akan belajar dan berlatih tentang sikap jujur.

Sikap jujur merupakan akhlak terpuji yang perlu kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang jujur selalu berusaha berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan. 🌷✨

Anak-anak, apakah kalian pernah berkata jujur kepada Ayah, Ibu, atau guru? Tentu kita harus selalu berusaha berkata jujur, ya! πŸ₯°

Mari kita belajar dan mengerjakan soal latihan dengan semangat, teliti, dan jujur. Kerjakan sendiri sesuai kemampuan kalian. πŸŒˆπŸ“š


πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengenal dan memahami sikap jujur sebagai akhlak terpuji yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mampu mengenali contoh perilaku jujur di rumah dan di sekolah serta membiasakan diri berkata dan bertindak jujur, mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab atas perbuatannya.


🌷 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat:

  • Mengenal pengertian sikap jujur.

  • Menyebutkan contoh sikap jujur di rumah dan di sekolah.

  • Membedakan perilaku jujur dan tidak jujur.

  • Menunjukkan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  • Membiasakan diri berkata benar dan mengakui kesalahan.


πŸ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal arti sikap jujur.

  2. Mengenal contoh perilaku jujur dan tidak jujur.

  3. Membedakan perilaku jujur dan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Membiasakan sikap jujur di rumah dan di sekolah.

  5. Menunjukkan tanggung jawab atas perkataan dan perbuatan.


πŸ’— MATERI SINGKAT: MENGENAL SIKAP JUJUR

🌷 1. Apa Itu Sikap Jujur?

Jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan serta tidak berbohong.

Anak yang jujur akan mengatakan hal yang sebenarnya, tidak menipu, dan berani mengakui kesalahan.

Contohnya:

πŸ’— Mengatakan yang sebenarnya kepada Ayah dan Ibu.

πŸ“š Mengakui jika belum mengerjakan tugas.

✏️ Tidak menyontek saat mengerjakan soal.

🧸 Mengakui jika tidak sengaja merusak mainan teman.

πŸ’° Mengembalikan uang yang ditemukan kepada guru.

Anak yang jujur akan dipercaya dan disayangi oleh orang lain. 🌟

🌷 2. Contoh Sikap Jujur di Rumah

🏠 Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua.

🍽️ Mengakui jika tidak sengaja menumpahkan makanan.

🧸 Mengakui jika merusak mainan.

πŸ“š Mengatakan dengan jujur apakah sudah belajar atau belum.

πŸ’— Tidak berbohong kepada Ayah dan Ibu.

🌷 3. Contoh Sikap Jujur di Sekolah

🏫 Tidak menyontek saat mengerjakan soal.

✏️ Mengerjakan tugas sesuai kemampuan sendiri.

πŸ™‹ Mengakui kesalahan kepada guru.

πŸ“š Mengembalikan barang teman yang ditemukan.

🀝 Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin.

🌷 Berkata jujur kepada guru dan teman.

🌷 4. Contoh Perilaku Tidak Jujur

Anak-anak, perilaku berikut harus kita hindari.

❌ Berbohong kepada orang tua.

❌ Menyontek pekerjaan teman.

❌ Mengaku sudah mengerjakan tugas padahal belum.

❌ Menyalahkan teman atas kesalahan sendiri.

❌ Mengambil barang teman lalu mengatakan bukan kita yang mengambilnya.

Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya, meminta maaf, dan berusaha memperbaikinya. MasyaAllah, anak yang jujur adalah anak yang berani melakukan kebaikan! πŸ’—


πŸ“ SOAL LATIHAN

πŸ’— A. Pilihlah Jawaban yang Tepat!

Pilihlah jawaban a, b, atau c yang paling benar!

1. Jujur berarti berkata sesuai dengan ....

a. keinginan sendiri

b. kenyataan

c. perkataan teman

2. Jika kita melakukan kesalahan, sebaiknya kita ....

a. mengakuinya

b. menyalahkan teman

c. berbohong

3. Saat mengerjakan soal, kita harus ....

a. menyontek

b. melihat jawaban teman

c. mengerjakan sendiri dengan jujur

4. Jika menemukan pensil milik teman, kita sebaiknya ....

a. menyimpannya

b. mengembalikannya kepada pemiliknya

c. membawanya pulang

5. Ketika Ibu bertanya siapa yang memecahkan gelas, kita harus ....

a. mengatakan yang sebenarnya

b. berbohong

c. menyalahkan adik

6. Anak yang jujur akan mendapatkan ....

a. kepercayaan orang lain

b. banyak musuh

c. teguran karena berbohong

7. Budi belum mengerjakan PR. Ketika ditanya guru, Budi sebaiknya ....

a. berkata sudah mengerjakan

b. menyalahkan temannya

c. mengatakan yang sebenarnya

8. Perbuatan yang menunjukkan sikap tidak jujur adalah ....

a. mengakui kesalahan

b. menyontek saat ulangan

c. mengembalikan barang teman

9. Jika tidak sengaja merusak mainan teman, kita sebaiknya ....

a. menyembunyikannya

b. berbohong

c. mengakui kesalahan dan meminta maaf

10. Kita harus membiasakan sikap jujur di ....

a. rumah saja

b. sekolah saja

c. rumah dan sekolah


🌷 B. Isilah Titik-Titik Berikut dengan Jawaban yang Tepat!

11. Berkata sesuai dengan kenyataan disebut sikap ....

Jawab: ....................................................

12. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani ....

Jawab: ....................................................

13. Saat mengerjakan ulangan, kita tidak boleh ....

Jawab: ....................................................

14. Jika menemukan barang milik teman, kita harus ....

Jawab: ....................................................

15. Anak yang jujur akan mendapatkan .... dari orang lain.

Jawab: ....................................................


🌈 C. Berilah Tanda Centang (✓) pada Perilaku yang Jujur!

Berilah tanda centang pada kolom yang sesuai!

No.PerilakuJujurTidak Jujur
1.Mengakui kesalahan kepada Ibu.☐☐
2.Menyontek jawaban teman.☐☐
3.Mengembalikan pensil yang ditemukan.☐☐
4.Berbohong kepada guru.☐☐
5.Mengatakan yang sebenarnya kepada Ayah.☐☐
6.Mengaku sudah belajar padahal belum.☐☐
7.Mengerjakan soal sendiri.☐☐
8.Mengakui bahwa kita tidak sengaja menumpahkan air.☐☐

πŸ’— D. Bacalah Cerita Berikut dan Jawablah Pertanyaannya!

🌷 Cerita 1 — Pensil Rani

Rani menemukan sebuah pensil di bawah meja kelas. Rani tidak mengetahui siapa pemiliknya. Ia kemudian menyerahkan pensil tersebut kepada Ibu Guru agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya.

Jawablah pertanyaan berikut!

16. Apa yang ditemukan Rani?

Jawab: ....................................................

17. Kepada siapa Rani menyerahkan pensil tersebut?

Jawab: ....................................................

18. Apakah Rani menunjukkan sikap jujur?

Jawab: ....................................................

🌷 Cerita 2 — Budi dan Pekerjaan Rumah

Budi lupa mengerjakan pekerjaan rumah. Ketika Ibu Guru bertanya, Budi mengakui bahwa ia belum mengerjakannya. Budi berjanji akan lebih rajin dan bertanggung jawab.

19. Apakah Budi berkata jujur kepada Ibu Guru?

Jawab: ....................................................

20. Apa yang sebaiknya dilakukan Budi agar lebih bertanggung jawab?

Jawab: ....................................................


🌷 E. Ayo Tentukan Sikapmu!

Bacalah setiap kejadian berikut. Tuliskan “Jujur” atau “Tidak Jujur” sesuai dengan perilakunya.

21. Siti berkata kepada Ibu bahwa ia belum merapikan tempat tidur.

Jawab: ....................................................

22. Dika menyontek jawaban temannya saat mengerjakan soal.

Jawab: ....................................................

23. Ali mengembalikan penghapus yang dipinjam dari temannya.

Jawab: ....................................................

24. Nina memecahkan pensil warna temannya, tetapi ia tidak mau mengakuinya.

Jawab: ....................................................

25. Hasan mengakui bahwa ia lupa membawa buku pelajaran.

Jawab: ....................................................


πŸ’• PESAN HARI INI

“Aku anak jujur. Aku berkata sesuai kenyataan, berani mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab atas perbuatanku.” πŸŒ·πŸ’—

Anak-anak sholeh dan sholehah, mari kita biasakan sikap jujur setiap hari!

🏠 Aku berkata jujur kepada Ayah dan Ibu.

🏫 Aku berkata jujur kepada guru.

✏️ Aku mengerjakan soal tanpa menyontek.

🀝 Aku mengembalikan barang yang bukan milikku.

πŸ’— Aku berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.

🀲 Aku berusaha menjadi anak yang jujur dan berakhlak mulia.

Ingat, ya, anak-anak! Saat mengerjakan soal latihan, kerjakanlah sendiri dengan jujur. Tidak apa-apa jika ada jawaban yang belum diketahui. Kita dapat belajar dan memperbaikinya bersama-sama. πŸ₯°πŸ“š

Semoga Allah Swt. membimbing kita menjadi anak-anak yang jujur, amanah, bertanggung jawab, dan selalu melakukan kebaikan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🀲✨

MasyaAllah, anak sholeh dan sholehah pasti bisa menjadi anak yang jujur! πŸŒŸπŸ’•

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PAK KELAS 1

🌱 Kesimpulan Materi

πŸ’— Kesimpulan Pembelajaran PAK

Alhamdulillah, pembelajaran PAK Kelas 1 hari ini tentang mengenal dan membiasakan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari telah dilaksanakan melalui kegiatan yang menyenangkan, bermakna, dan penuh semangat. πŸ’—πŸŒ·πŸ“š

Peserta didik belajar mengenal pengertian sikap jujur, memahami contoh perilaku jujur dan tidak jujur, membedakan perilaku yang baik dan tidak baik, serta membiasakan diri berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan.

Peserta didik belajar bahwa:

πŸ”Ή Jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan serta tidak berbohong. Sikap jujur merupakan akhlak terpuji yang perlu dibiasakan sejak dini.

πŸ”Ή Sikap jujur di rumah dapat ditunjukkan dengan mengatakan yang sebenarnya kepada Ayah dan Ibu, mengakui jika melakukan kesalahan, serta berkata jujur tentang kegiatan yang sudah atau belum dilakukan.

πŸ”Ή Sikap jujur di sekolah dapat ditunjukkan dengan mengerjakan soal sendiri, tidak menyontek, mengakui kesalahan kepada guru, dan mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya.

πŸ”Ή Perilaku tidak jujur adalah perilaku yang tidak sesuai dengan kenyataan, seperti berbohong, menyontek, menyalahkan teman atas kesalahan sendiri, dan mengaku telah menyelesaikan tugas padahal belum.

πŸ”Ή Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya, meminta maaf, dan berusaha memperbaiki kesalahan tersebut. Anak yang jujur tidak perlu takut mengatakan yang sebenarnya. 🌷

πŸ”Ή Jika menemukan barang milik orang lain, kita harus menyerahkannya kepada guru atau membantu mengembalikannya kepada pemiliknya.

πŸ”Ή Ketika mengerjakan tugas dan ulangan, kita harus mengerjakannya sendiri sesuai kemampuan, tidak menyontek, serta menerima hasil pekerjaan dengan sikap bertanggung jawab.

πŸ”Ή Anak yang jujur akan belajar menjadi pribadi yang dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan memiliki hubungan yang baik dengan orang lain. πŸ€πŸ’—

πŸ”Ή Sikap jujur harus diterapkan di mana saja, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar.

πŸ”Ή Kita perlu membiasakan berkata benar, mengakui kesalahan, menjaga amanah, dan bertanggung jawab atas perkataan serta perbuatan kita.

Dalam pembelajaran, peserta didik melakukan berbagai kegiatan, yaitu:

  • Mengingat pengalaman berkata jujur kepada Ayah, Ibu, dan guru.

  • Mengenal pengertian sikap jujur melalui materi sederhana.

  • Menyebutkan contoh perilaku jujur di rumah dan di sekolah.

  • Mengenali contoh perilaku tidak jujur yang harus dihindari.

  • Membedakan perilaku jujur dan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mengerjakan soal pilihan ganda tentang sikap jujur.

  • Melengkapi kalimat sederhana berkaitan dengan perilaku jujur.

  • Memberikan tanda centang pada perilaku jujur dan tidak jujur.

  • Membaca cerita tentang Rani yang menemukan pensil dan Budi yang belum mengerjakan pekerjaan rumah.

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan cerita tentang kejujuran.

  • Menentukan sikap jujur atau tidak jujur berdasarkan berbagai kejadian.

  • Membiasakan diri mengerjakan soal secara mandiri, teliti, dan jujur. πŸŒΈπŸ“š

Pembelajaran dirancang melalui kegiatan berkesadaran (Mindful), bermakna (Meaningful), dan menyenangkan (Joyful).

Melalui kegiatan Mindful, peserta didik belajar memahami setiap soal dengan saksama, memperhatikan perilaku dalam cerita, dan menentukan jawaban dengan teliti serta jujur.

Melalui kegiatan Meaningful, peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti berkata jujur kepada orang tua, mengakui kesalahan kepada guru, mengembalikan barang yang ditemukan, dan tidak menyontek saat mengerjakan soal.

Sementara itu, melalui kegiatan Joyful, peserta didik belajar dengan menyenangkan melalui cerita sederhana, tanya jawab, latihan soal, dan kegiatan mengidentifikasi perilaku jujur maupun tidak jujur. πŸŒˆπŸ’—

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan memahami bahwa kejujuran merupakan bagian penting dari akhlak mulia. Kejujuran tidak hanya ditunjukkan melalui perkataan, tetapi juga melalui tindakan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Secara umum, pembelajaran PAK hari ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Melalui materi dan soal latihan sikap jujur, peserta didik diharapkan mampu mengenali perilaku yang benar, menghindari kebohongan, berani mengakui kesalahan, serta membiasakan diri menjadi anak yang jujur dan bertanggung jawab. πŸ€²πŸ’—

🌱 Refleksi Pembelajaran Murid

Alhamdulillah, setelah mengikuti pembelajaran PAK hari ini, peserta didik diharapkan mulai mampu:

  • Menjelaskan pengertian sikap jujur dengan bahasa sederhana.

  • Menyebutkan contoh sikap jujur di rumah.

  • Menyebutkan contoh sikap jujur di sekolah.

  • Membedakan perilaku jujur dan tidak jujur.

  • Menentukan perilaku yang sesuai dengan nilai kejujuran.

  • Memahami pentingnya berkata sesuai dengan kenyataan.

  • Menunjukkan sikap berani mengakui kesalahan.

  • Memahami pentingnya meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

  • Menunjukkan perilaku tidak menyontek saat mengerjakan soal.

  • Memahami pentingnya mengembalikan barang yang bukan miliknya.

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan cerita tentang sikap jujur.

  • Mengerjakan soal latihan secara mandiri sesuai kemampuan.

  • Menunjukkan sikap teliti, disiplin, dan bertanggung jawab.

  • Membiasakan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. πŸŒ·πŸ’—

Peserta didik belajar bahwa kejujuran harus diterapkan dalam perkataan maupun perbuatan. Ketika melakukan kesalahan, peserta didik perlu berani mengakui kesalahan tersebut dan berusaha memperbaikinya, bukan menyalahkan orang lain atau menyembunyikan kebenaran.

Peserta didik juga belajar bahwa mengerjakan soal secara mandiri merupakan salah satu bentuk latihan kejujuran. Jika belum mengetahui jawaban, peserta didik dapat bertanya kepada guru setelah latihan selesai dan mempelajari kembali materi yang belum dipahami.

Bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan membedakan perilaku jujur dan tidak jujur, guru akan memberikan pendampingan melalui cerita pendek, gambar perilaku sehari-hari, tanya jawab, dan latihan sederhana secara bertahap.

🌟 Refleksi untuk Anak-Anak

“Alhamdulillah, hari ini aku sudah belajar tentang sikap jujur. πŸ’—πŸ“šπŸŒ·

Aku belajar bahwa jujur berarti berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan. Aku harus berkata jujur kepada Ayah, Ibu, guru, dan teman-temanku.

Aku akan berusaha mengerjakan soal sendiri tanpa menyontek. Jika melakukan kesalahan, aku akan berani mengakuinya, meminta maaf, dan berusaha memperbaikinya.

Aku tidak akan berbohong, menyalahkan teman, atau mengambil barang yang bukan milikku. Jika menemukan barang milik orang lain, aku akan berusaha mengembalikannya kepada pemiliknya.

Aku akan membiasakan sikap jujur di rumah, di sekolah, dan di mana pun aku berada. InsyaAllah, aku akan menjadi anak yang jujur, amanah, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.” πŸ€²πŸŒ·πŸ’–

🌱 Tindak Lanjut Guru

Dalam pembelajaran PAK hari ini, peserta didik telah mempelajari materi tentang sikap jujur melalui penjelasan sederhana, contoh perilaku sehari-hari, cerita, dan soal latihan.

Peserta didik mulai mengenal pentingnya berkata sesuai kenyataan, membedakan perilaku jujur dan tidak jujur, serta memahami bahwa setiap perbuatan harus disertai tanggung jawab.

Namun, beberapa peserta didik mungkin masih memerlukan penguatan dalam memahami situasi yang menunjukkan perilaku jujur, menentukan tindakan yang tepat ketika melakukan kesalahan, atau menjelaskan alasan suatu perilaku termasuk jujur maupun tidak jujur.

🌱 Tindak Lanjut

Peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan dan latihan secara bertahap melalui kegiatan berikut:

  1. Mengingat kembali pengertian sikap jujur.

  2. Mengamati gambar perilaku jujur dan tidak jujur.

  3. Menyebutkan contoh kejujuran di rumah dan di sekolah.

  4. Mengelompokkan contoh perilaku jujur dan tidak jujur.

  5. Membaca cerita sederhana tentang kejujuran.

  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan cerita yang dibaca.

  7. Berlatih menentukan tindakan yang tepat ketika melakukan kesalahan.

  8. Mengerjakan soal latihan dengan bimbingan guru.

  9. Membiasakan diri berkata sesuai kenyataan dan tidak menyontek.

  10. Melakukan refleksi sederhana tentang penerapan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Guru akan menggunakan media pembelajaran berupa gambar perilaku, kartu situasi, cerita pendek, lembar latihan, dan LKPD agar peserta didik lebih mudah memahami materi.

Peserta didik akan dibimbing mengikuti langkah-langkah berikut:

Amati → Pahami Kejadian → Tentukan Perilaku → Pilih Tindakan yang Benar → Biasakan Bersikap Jujur. πŸ’—πŸ“šπŸŒ·

Bagi peserta didik yang sudah memahami materi dengan baik, guru akan memberikan kegiatan pengayaan berupa membaca cerita tentang kejujuran, menjelaskan alasan suatu tindakan termasuk perilaku jujur atau tidak jujur, serta menyampaikan contoh sikap jujur yang dapat diterapkan di rumah dan di sekolah.

Guru juga akan memberikan penguatan melalui pembiasaan sehari-hari, seperti mengapresiasi keberanian peserta didik dalam mengakui kesalahan, membiasakan mengerjakan tugas secara mandiri, dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperbaiki kesalahan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan remedial, pengayaan, dan pembiasaan sehari-hari, diharapkan seluruh peserta didik semakin memahami pentingnya kejujuran dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. πŸŒΈπŸ’—

🌱 Capaian Tujuan Pembelajaran

Peserta didik diharapkan mulai mampu mengenal dan memahami sikap jujur sebagai akhlak terpuji, menyebutkan contoh perilaku jujur di rumah dan di sekolah, membedakan perilaku jujur dan tidak jujur, serta memahami pentingnya bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan.

Peserta didik mulai mampu:

πŸ”Ή Menjelaskan pengertian sikap jujur secara sederhana.

πŸ”Ή Menyebutkan contoh sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ”Ή Mengenali perilaku tidak jujur yang perlu dihindari.

πŸ”Ή Membedakan tindakan jujur dan tidak jujur berdasarkan cerita atau kejadian.

πŸ”Ή Menentukan tindakan yang tepat ketika melakukan kesalahan.

πŸ”Ή Memahami pentingnya mengakui kesalahan dan meminta maaf.

πŸ”Ή Menunjukkan perilaku tidak menyontek saat mengerjakan soal.

πŸ”Ή Memahami pentingnya mengembalikan barang yang bukan miliknya.

πŸ”Ή Mengerjakan soal latihan dengan mandiri, teliti, dan jujur.

πŸ”Ή Membiasakan diri berkata sesuai kenyataan.

πŸ”Ή Menunjukkan sikap amanah dan bertanggung jawab.

πŸ”Ή Menerapkan perilaku jujur di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar.

Melalui pembelajaran PAK, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. πŸŒ·πŸ’— Peserta didik tidak hanya belajar memahami konsep kejujuran, tetapi juga berlatih mengenali perilaku yang benar dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan jujur dapat diterapkan ketika berbicara dengan orang tua, mengerjakan tugas sekolah, menjawab pertanyaan guru, mengembalikan barang yang ditemukan, serta mengakui kesalahan yang dilakukan.

Secara keseluruhan, tujuan pembelajaran tentang sikap jujur diharapkan mulai tercapai melalui kegiatan penjelasan materi, membaca cerita, diskusi sederhana, dan mengerjakan soal latihan. Peserta didik yang masih membutuhkan penguatan akan mendapatkan pendampingan secara bertahap agar semakin mampu memahami makna kejujuran dan menerapkannya dalam perilaku sehari-hari. πŸŒ·πŸ“šπŸ’–

πŸ“Š Rekap Hasil Pembelajaran

Jumlah peserta didik dan capaian pemahaman dapat disesuaikan dengan hasil pembelajaran di kelas.

  • Jumlah murid yang hadir: 28

  • Jumlah murid yang tidak hadir: 2

  • Jumlah murid yang paham: 28

  • Jumlah murid yang belum paham: -

Semoga peserta didik semakin memahami pentingnya kejujuran, berani mengatakan yang sebenarnya, tidak menyontek, mau mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab atas setiap perbuatannya.

Semoga Allah Swt. membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang jujur, amanah, bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta senantiasa melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. πŸ€²πŸŒ·πŸ’—

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. 🀲✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

🌟 See you again, my smart students! πŸŒˆπŸ’—πŸ“š

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 . KELAS 1A . MATEMATIKA

Senin, 07 SEPTEMBER 2026 . Kelas 1A. BAHASA INDONESIA

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 . KELAS 1A. SENI RUPA